Langsung ke konten utama

Kementerian Perindustrian Mendukung Kemajuan IKM dan Aneka

Akhir-akhir ini anak-anak muda Indonesia semakin menunjukkan dukungannya terhadap kemajuan industri lokal. Maksud saya yaitu beberapa brand lokal bangkit di negeri sendiri dan mereka bangga akan produk-produk lokal. Maka jangan heran kalau yang aktif di media sosial pasti kita pernah mendengar yang namanya local pride. Bangkitnya brand lokal pada industri kreatif seperti dibidang fashion yang akhirnya digandrungi oleh anak-anak muda tentu saja harus terus didukung oleh banyak pihak terutama Pemerintah.

Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita

Mengambil Tema Transformasi IKMA 4.0
Berbicara mengenai dukungan terhadap kemajuan sektor industri kecil mengenah dan aneka (IKMA) maka Kementerian Perindustrian menggelar Semarak Festival IKMA 2019 dimana sejumlah program yang dapat kita saksikan bersama-bersama. Alhamdulillah saya beserta teman-teman blogger, vlogger dan influencer berkesempatan untuk hadir dalam acara Semarak Festival Semarak IKMA 2019 dengan mengambil tema Transformasi IKMA 4.0. Acaranya sendiri  berlokasi di Balai Kartini Jakarta yang berlangsung dari tgl 11 sampai 12 Desember dan juga dihadiri langsung oleh Menteri Perindustrian, yaitu Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita

Kehadiran Pak Menteri tentu saja merupakan sebuah dukungan penuh terhadap gelaran acara ini. Beliau mengatakan bahwa pelaksanaan acara ini merupakan salah satu perwujudan Kementerian Perindustrian untuk turut berperan dalam peningkatan daya saing produk serta sumber daya manusia khususnya pada Industri Kecil, Menengah dan Aneka. Terdapat lima hal dalam kegiatan tersebut, yang jika disandingkan tentu akan membentuk sektor IKMA yang berdaya saing, yaitu pemanfaatan era digital, kreativitas, produk dan SDM yang berkualitas, promosi dan pemasaran, serta kemitraan.



Generasi Muda Layak diberikan Ruang Kreatif
Tidak lupa dalam kegiatan ini juga dilakukan pemberian Penganugerahan Penghargaan Startup4Industry, dimana hal ini sebagai bentuk untuk mendukung transformasi digital industri manufaktur dengan mencetak startup penyedia teknologi bagi industri kecil dan menengah. Dilaksanakan juga talkshow dengan tema "Transformasi IKMA 4.0" yang banyak membahas mengenai beberapa isu yaitu bagaimana situasi revolusi industri keempat selama ini, termasuk juga hasil penerapan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index di Sektor Aneka.

Berbicara mengenai sebuah karya tentu tidak lepas dari yang namanya kreativitas. Disini juga dilakukan pemberian penghargaan Lomba Desain Indonesia Footwear Creative Competition yang diharapkan agar mampu memberikan ruang kreatif yang lebih luas kepada generasi muda. Sesuai apa yang dikatakan Pak Menteri  bahwa beliau ingin memperkenalkan lebih dekat tentang alas kaki pada generasi muda, diharapkan agar industri kreatif di sektor alas kaki dapat semakin berkembang.  Saya yakin suatu saat nanti dapat bersaing dengan brand-brand top diluar sana dan tentu saja juga menjadi kebanggaan kita semua, seperti apa yang saya tulis diawal semakin banyak yang bangga akan produk-produk lokal atau istilah yang lagi ngehits saat ini yaitu Local Pride. Selain itu terdapat 20 kategori fasilitasi yang dilakukan pada acara Semarak Festival IKMA kali ini.






Indonesia Siap Menghadapi Era Revolusi Industri ke-4
Acara ini berlangsung selama dua hari yang juga menghadirkan beberapa pelaku industri dari berbagai sektor untuk memperkenalkan produk mereka masing-masing yang tentu saja juga telah mendapatkan Penghargaan StartUp4Industry. Tidak lupa Direktur Jenderal IKMA Kemenperin yaitu Ibu Gati Wibawaningsih hadir diacara ini. 

Ibu Gati Wibawaningsih

Seperti apa yang disampaikan oleh Ibu Gati Wibawaningsih, bahwa Semarak Festival Semarak IKMA 2019  diharapkan dapat menjadi pemacu baik bagi IKMA maupun bagi pembina IKMA untuk dapat meningkatkan daya saingnya melalui kompetisi, fasilitasi dan sertifikasi untuk bertransformasi menuju IKMA 4.0. 

Harapannya tentu saja Indonesia akan semakin siap menghadapi era revolusi industri ke-4 ini dengan meningkatkan daya saingnya melalui kompetisi, fasilitasi dan sertifikasi untuk dapat mencapai tujuan tersebut. Termasuk juga dukungan masyarakat kita yang semoga ikut serta mendukung beragam karya anak bangsa dan bangga akan produk negeri sendiri. Jangan lupa untuk follow media sosialnya Kementerian Perindustrian RI dan Ditjen IKMA di instagram. Yuk dukung terus Brand Lokal.

#TransformasiIKMA4.0 
#DitjenIKMA 
#Kemenperin_RI 
#SemarakFestivalIKMA2019 
#IKMBerdayaSaing 
#IKMHebat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Apa Dengan YKAN dan CTBC BANK?

Hai semua, kali ini saya akan share mengenai pelestarian alam dan hubungannya dengan donasi. Jujur saja saya baru mengetahui bahwa kita semua dapat berdonasi secara langsung mengenai pelestarian alam dan kehidupannya melalui salah satu bank di Indonesia. Tepatnya kurang lebih nabung sambil berdonasi. Bersama para teman-teman blogger, kami mengikuti sharing session bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN ) dan CTBC BANK . Diwakili oleh Kak Sally Kailola  yang menginformasikan mengenai apa saja yang telah beliau lewati bersama YKAN dan tentu saja keragaman hayati darat dan laut Indonesia yang begitu eksotis. Termasuk perlu adanya menjaga kestabilan alam secara berkelanjutan. Kenapa harus ada Konservasi Alam? Tahukah anda bahwa saat ini begitu banyak keaneka ragaman hayati di Indonesia. Begitu kaya akan keanekaragaman hayati lautnya, dimana terdapat 6 dari 7 spesies penyu dunia terdapat di Indonesia. Begitu juga dengan terumbu karangnya, sebesar 75% spesies t

Program Unggulan Garuda Select - The Series hanya ada di MOLA TV

Saat ini saya masih terheran-heran dengan banyaknya jumlah penduduk Indonesia namun masih belum bisa bersaing dengan negara lain dalam hal sepak bola, lain cerita kalau berbicara bulutangkis. Jangankan untuk bersaing dikancah dunia, sekelas ASEAN saja para pemain senior kita sudah tidak terlihat lagi taringnya. Hal ini justru berbeda dengan para pemain junior yang begitu terlihat taringnya ketika berlaga dibeberapa kejuaraan baru-baru ini. Saya berharap mereka tetap konsisten dan terus diasah kemampuannya agar mampu menaklukan daratan Eropa. Kenapa Eropa? Karena disanalah kiblat sepakbola dunia terutama Liga Inggrisnya yang selalu mencuri perhatian jutaan penonton. Siapa yang tidak kenal Duo Manchester, Chelsea, Arsenal, Liverpool atau Leicester City yang mampu bersaing dipapan atas. Berbicara mengenai Liga Inggris dimana banyak sekali pencinta sepakbola yang rela menghabiskan weekendnya untuk menonton klub kesayangannya bertanding. Hal ini yang mencoba dijawab oleh MOLA

Tokoh Animasi Edukatif yang Bernama Zuzhu dan Zazha

Saya yakin hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenal susu, beragam jenis susu hadir ditengah masyarakat kita. Begitu beragam kemasannya mulai dari yang sederhana sampai dikemas begitu bagusnya. Kemasan yang bagus dengan cerita yang kuat tentu saja mampu merangsang siapapun untuk mencobanya. Apalagi kemasan dengan nilai-nilai edukatif yang tertanam didalamnya. Bertempat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) saya berkesempatan hadir dalam peluncuran Tokoh Animasi Edukatif persembahan Frisian Flag Indonesia (FFI) yang diberi nama Zuzhu (warna biru) dan Zazha (warna pink). Karakter ini terinspirasi dari tetesan susu yang berkualitas dengan karakter yang Kuat untuk Zuzhu dan karakter Cerdas untuk Zazha. Duo karakter ini hadir dalam kemasan baru susu cair FRISIAN FLAG Milky yang hadir dalam dua kemasan ukuran (115 ml & 180 ml), dengan varian rasa cokelat dan strobery. Serta dihadirkan juga dalam animasi film pendek dan e-comic yang mengisahkan nilai-nilai edukatif yang akrab den