Langsung ke konten utama

Peduli Lingkungan Bersama Komunitas Plastik Untuk Kebaikan


Ternyata disekitaran Jakarta ada objek wisata yang selalu dipadati masyarakat, tepatnya di daerah Tangerang Selatan yaitu Waduk Gintung yang sebelumnya dikenal oleh kebanyakan orang bernama Situ Gintung. Letaknya juga tidak terlalu jauh dari jalan Ir Haji Juanda. Saya  sendiri pernah beberapa kali kesekitaran Waduk Gintung, namun tidak benar-benar menyusuri jogging tracknya. 

Berbicara mengenai Waduk Gintung, awal bulan Desember ini saya punya kesan yang sangat indah, dimana saya bisa berkesempatan untuk bersama teman-teman dari Komunitas Plastik Untuk Kebaikan, volunteer dan warga setempat berbaur bersama untuk melakukan bersih-bersih sepanjang jalur Waduk Gintung yang mana nantinya jika ada botol plastik bekas yang ditemukan dapat ditukarkan dengan sembako di mobil sembako keliling yang rencananya akan beroperasi disekitaran Tangerang Selatan terlebih dahulu. Untuk botol plastik sendiri ternyata masih bisa di reuse, reduce dan recycling.


Pagi hari yang cerah nan asri sekitar jam 7 pagi kami semua berkumpul untuk melakukan kegiatan bersih bersih. Mulai sekarang sudah bukan zamannya lagi juga buang sampah sembarang dan untuk mengurai sampah plastik yang masuk ke tanah itu saja butuh waktu sekitar 450 tahun lho. Jadi yang saya baru ketahui juga, ternyata Waduk Gintung pada tahun depan akan jadi objek wisata. Untuk itu lingkunganpun harus terus bersih dari berbagai macam sampah. Kegiatan positif ini tentu saja harus dapat dukungan dari masyarakat setempat. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pak Kadis Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan.



Diharapkan dengan adanya kegiatan ini,  selain tentu saja wilayah sekitar Waduk Gintung menjadi lebih bersih dan para masyarakat yang ingin melakukan beragam aktivitas menjadi lebih bersemangat juga. Setidaknya dapat juga menambah pemasukan untuk warga yang mau menukar sampahnya menjadi sembako, terutama sampah plastik seperti botol air mineral.

Setelah kami semua menyusuri Waduk Gintung yang ternyata memang keren banget, lalu kami  semua menimbang plastik botol untuk ditukarkan dengan sembako. Jadi wajar saja jika Waduk Gintung akan menjadi objek wisata, karena sepanjang saya menyusurinya, terlihat banyak sekali warga yang berolahraga. Bahkan ada beberapa diantaranya sedang mancing, sepertinya mancing ikan ya, bukan mancing keributan.



Harapan saya semoga hal ini mampu menginspirasi daerah lain, terutama mengenai Mobil Sembako yang sangat bagus banget, yang juga mampu menolong pihak-pihak yang membutuhkan terutama yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk yang di Tangerang Selatan akan beroperasi setiap hari Sabtu dan Minggu ya. Janga lupa untuk follow akun twitternya Komunitas Plastik Untuk Kebaikan dan instagram Komunitas Plastik Untuk Kebaikan untuk mendapatkan info terupdate ya kawan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Apa Dengan YKAN dan CTBC BANK?

Hai semua, kali ini saya akan share mengenai pelestarian alam dan hubungannya dengan donasi. Jujur saja saya baru mengetahui bahwa kita semua dapat berdonasi secara langsung mengenai pelestarian alam dan kehidupannya melalui salah satu bank di Indonesia. Tepatnya kurang lebih nabung sambil berdonasi. Bersama para teman-teman blogger, kami mengikuti sharing session bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN ) dan CTBC BANK . Diwakili oleh Kak Sally Kailola  yang menginformasikan mengenai apa saja yang telah beliau lewati bersama YKAN dan tentu saja keragaman hayati darat dan laut Indonesia yang begitu eksotis. Termasuk perlu adanya menjaga kestabilan alam secara berkelanjutan. Kenapa harus ada Konservasi Alam? Tahukah anda bahwa saat ini begitu banyak keaneka ragaman hayati di Indonesia. Begitu kaya akan keanekaragaman hayati lautnya, dimana terdapat 6 dari 7 spesies penyu dunia terdapat di Indonesia. Begitu juga dengan terumbu karangnya, sebesar 75% spesies t

Serunya Gowes bersama PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride

Banyak hikmah yang bisa diambil atas apa yang terjadi saat ini, salah satunya semakin banyaknya orang-orang yang rajin bersepeda. Saya hampir setiap weekend melewati jalan sudirman, dimana banyak sekali orang-orang bersepeda membuat barisan dan beriringan, atau bahkan hanya sekedar menepi sambil menikmati indahnya malam pusat kota. Saat ini wabah pandemi masih ada disekitar kita, semoga mereka yang rajin bersepeda secara berkelompok tetap melalukan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah. Saya juga lumayan rajin bersepeda sebelum adanya wabah pandemi, ya walau hanya berputar sekitaran rumah saja. Saatnya Hidup Aktif dan Sehat PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride Saat ini begitu pentingnya kita untuk tetap menjaga kesehatan, makan-makanan yang bergizi dan olahraga secara teratur. Salah satunya bisa dengan bersepeda untuk terus menjaga kesehatan seperti halnya kegiatan PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride yang telah berlangsung dari tgl 20 hingga 23 agustus kemarin. Ajang bersepeda i

Program Unggulan Garuda Select - The Series hanya ada di MOLA TV

Saat ini saya masih terheran-heran dengan banyaknya jumlah penduduk Indonesia namun masih belum bisa bersaing dengan negara lain dalam hal sepak bola, lain cerita kalau berbicara bulutangkis. Jangankan untuk bersaing dikancah dunia, sekelas ASEAN saja para pemain senior kita sudah tidak terlihat lagi taringnya. Hal ini justru berbeda dengan para pemain junior yang begitu terlihat taringnya ketika berlaga dibeberapa kejuaraan baru-baru ini. Saya berharap mereka tetap konsisten dan terus diasah kemampuannya agar mampu menaklukan daratan Eropa. Kenapa Eropa? Karena disanalah kiblat sepakbola dunia terutama Liga Inggrisnya yang selalu mencuri perhatian jutaan penonton. Siapa yang tidak kenal Duo Manchester, Chelsea, Arsenal, Liverpool atau Leicester City yang mampu bersaing dipapan atas. Berbicara mengenai Liga Inggris dimana banyak sekali pencinta sepakbola yang rela menghabiskan weekendnya untuk menonton klub kesayangannya bertanding. Hal ini yang mencoba dijawab oleh MOLA