Langsung ke konten utama

Dinner di Pantai Jimbaran dan serunya Sunset - Day2 di Bali


Setelah mengeksplore kawasan Uluwatu, lebih tepatnya nonton pertunjukkan Kecak Dance, bisa klik Link Ini Ya pagi harinya menikmati breakfast di hotel karena memang saat mesan hotel pilih yang ada breakfastnya. Ga lupa berendam dulu dipoolnya setelah sarapan, ya walau ga jago-jago banget, setidaknya duit yang sudah dikeluarkan sepadan dengan fasilitas yang kita gunakan. 

Bali dibulan pertengahan bulan Oktober memang masih panas-panasnya, jadi kalau kemana-mana naik motor agak malas kalau masih siang sudah keluar rumah, maklumlah di Jakarta saja sudah terlalu sering terpapar sinar matahari, jadi kami memutuskan untuk keluar sekitar jam 2an. Sebelum menuju ke Jimbaran Beach akhirnya mampir ngebakso di sekitaran badung, tepatnya bakso banyuwangi. 

Menjelang sore walau agak panas, kami berdua melanjutkan perjalanan menuju Jimbaran beach, karena sudah sewa motor jadilah google maps sebagai panduan kami. Walau lupa-lupa inget, saya paling males kalau salah jalan atau kelewatan, jadi pakai maps untuk menuju kawaaan Jimbaran. Kesana memang karena sudah booking diresto The Cuisine.





Kenapa pilih The Cuisine diantara sekian banyak resto di Pantai Jimbaran? Jawabannya karena Traveloka. Yap sedang ada promo epic di Traveloka saat saya searching bagian eatsnya. Ya sudah karena sekalian ke Bali dan berdua istri, sekalian deh booking disana sambil bersunset.  Biar ada romantis-romantisnya gitu sambil menikmati suasana pantai ditemani lagu yang syahdu, ya sesekali bolehlah ya. Untuk harga dan promonya bisa disearch sendiri ya, karena ada beragam pilihan paketnya.

Saya memilih weekday saat menimkati sunset di Jimbaran biar tidak terlalu ramai suasana pantainya dan kawasannya terbilang cukup bersih dan terbukti ada beberapa wisatawan asing sedang berjemur. Ada juga beberapa wisatawan bawa papan selancar, ya mirip2 film baywatch juga ada hehee...


Di resto yang saya pilih ternyata ada mushollanya, jadi ga ribet kalau sudah masuk waktu maghrib untuk sholat. Selain itu tempatnya juga cozy ya kalau ga cozy ga ada yang datang dong ya, disela-sela kita makan nanti akan ada musisi yang keliling menghampiri kita untuk sekedar bersenandung atau bisa juga request lagu lho.



Perut kenyang tentu hati senang, jangan sampai oleng ya karena kekenyangan. Perjalanan pulang kembali ke hotel lumayan seru, bagi saya experiencenya beda banget saat berkendara di Jakarta. Selalu menyenangkan untuk eksplore Bali walau lokasinya masih sekitaran selatan. Next ingin eksplore yang jauh dari perkotaan tepatnya pedesaan di Bali dengan hamparan sawah atau pegunungan. Ya semoga bisa kemBALI kesini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Apa Dengan YKAN dan CTBC BANK?

Hai semua, kali ini saya akan share mengenai pelestarian alam dan hubungannya dengan donasi. Jujur saja saya baru mengetahui bahwa kita semua dapat berdonasi secara langsung mengenai pelestarian alam dan kehidupannya melalui salah satu bank di Indonesia. Tepatnya kurang lebih nabung sambil berdonasi. Bersama para teman-teman blogger, kami mengikuti sharing session bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN ) dan CTBC BANK . Diwakili oleh Kak Sally Kailola  yang menginformasikan mengenai apa saja yang telah beliau lewati bersama YKAN dan tentu saja keragaman hayati darat dan laut Indonesia yang begitu eksotis. Termasuk perlu adanya menjaga kestabilan alam secara berkelanjutan. Kenapa harus ada Konservasi Alam? Tahukah anda bahwa saat ini begitu banyak keaneka ragaman hayati di Indonesia. Begitu kaya akan keanekaragaman hayati lautnya, dimana terdapat 6 dari 7 spesies penyu dunia terdapat di Indonesia. Begitu juga dengan terumbu karangnya, sebesar 75% spesies t

Program Unggulan Garuda Select - The Series hanya ada di MOLA TV

Saat ini saya masih terheran-heran dengan banyaknya jumlah penduduk Indonesia namun masih belum bisa bersaing dengan negara lain dalam hal sepak bola, lain cerita kalau berbicara bulutangkis. Jangankan untuk bersaing dikancah dunia, sekelas ASEAN saja para pemain senior kita sudah tidak terlihat lagi taringnya. Hal ini justru berbeda dengan para pemain junior yang begitu terlihat taringnya ketika berlaga dibeberapa kejuaraan baru-baru ini. Saya berharap mereka tetap konsisten dan terus diasah kemampuannya agar mampu menaklukan daratan Eropa. Kenapa Eropa? Karena disanalah kiblat sepakbola dunia terutama Liga Inggrisnya yang selalu mencuri perhatian jutaan penonton. Siapa yang tidak kenal Duo Manchester, Chelsea, Arsenal, Liverpool atau Leicester City yang mampu bersaing dipapan atas. Berbicara mengenai Liga Inggris dimana banyak sekali pencinta sepakbola yang rela menghabiskan weekendnya untuk menonton klub kesayangannya bertanding. Hal ini yang mencoba dijawab oleh MOLA

Tokoh Animasi Edukatif yang Bernama Zuzhu dan Zazha

Saya yakin hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenal susu, beragam jenis susu hadir ditengah masyarakat kita. Begitu beragam kemasannya mulai dari yang sederhana sampai dikemas begitu bagusnya. Kemasan yang bagus dengan cerita yang kuat tentu saja mampu merangsang siapapun untuk mencobanya. Apalagi kemasan dengan nilai-nilai edukatif yang tertanam didalamnya. Bertempat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) saya berkesempatan hadir dalam peluncuran Tokoh Animasi Edukatif persembahan Frisian Flag Indonesia (FFI) yang diberi nama Zuzhu (warna biru) dan Zazha (warna pink). Karakter ini terinspirasi dari tetesan susu yang berkualitas dengan karakter yang Kuat untuk Zuzhu dan karakter Cerdas untuk Zazha. Duo karakter ini hadir dalam kemasan baru susu cair FRISIAN FLAG Milky yang hadir dalam dua kemasan ukuran (115 ml & 180 ml), dengan varian rasa cokelat dan strobery. Serta dihadirkan juga dalam animasi film pendek dan e-comic yang mengisahkan nilai-nilai edukatif yang akrab den